Selasa, 18 Oktober 2011

Mengapa harus Mesir, Bukan yang lain ???


Mesir adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut, dengan luas wilayah sekitar 997.739 km². Mesir mencakup semenanjung Sinai  (dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur. Mayoritas penduduk mesir menetap dipinggir sungai nil (sekitar 40.000 km²) terutama penduduk  Alexandria dan Kairo, sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun sahara yang jarang dihuni. 

                Banyak orang menjuluki mesir sebagai Negara kaya. Diantaranya kaya ilmu Agama, kaya Sejarah dan kaya toleransi, mengapa demikian ? pasalnya, pertama : mesir dijuluki Negara kaya ilmu agama karena dari rahim al-azhar terlahir para ulama besar seperti syeikh Yusuf qardhawi, syeikh Wahbah zuhaily, syeikh Ali jum’ah dll. Beliau semua adalah para mujaddid  dan ulama besar timur tengah. Selain itu, mesir merupakan salah satu Negara yang kondusif untuk menggali  ilmu agama karena disini banyak para pakar yang ahli dalam bidangnya. Adapun salah satu kelebihannya  al- azhar  bersifat mutawasit ( menengah ) sehingga tidak  ada pendoktrinan terhadap  mahasiswanya untuk berta’asub. Kedua : Mesir dijuluki Negara kaya sejarah karena setiap tempat yang ada dimesir mempunyai nilai sejarah dalam Islam. Berapa banyak Nabi yang diturunkan di mesir dan berapa banyak peristiwa besar dalam Islam yang terjadi di mesir bahkan ada beberapa jenis makanan yang ada di mesir disebutkan dalam al-Qur’an, seperti : ‘adas, buah tin, buah zaitun dll,  Mesir juga terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta Kuil Ramses di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah. Ketiga : Mesir merupakan salah satu Negara yang mempunyai toleransi yang tinggi dalam beragama, Hampir 90% dari populasinya adalah pemeluk Islam dan sisanya Kristen (terutama denominasi Coptic). Diantara mereka jarang sekali terjadi kontroversi masyarakat dalam menjalankan ibadah baik sesama muslim ataupun non muslim, satu sama lain saling menghargai bahkan  kabarnya pendeta gerejapun memuji  Ummat muslim mesir yang kaya akan toleransi dalam beragama.  
       
            Mungkin cuplikan diatas menjadi salah satu alasan mengapa kebanyakan mahasiswa al-azhar lebih memilih mesir daripada yang lain, padahal kalau kita telusuri perjalanan  menuju mesir cukup beresiko, baik itu birokrasi dalam negeri ataupun dimesir itu sendiri cukup rumit. Kendati demikian, Mesir merupakan negara Arab paling banyak penduduknya sekitar 74 juta orang, dan di dalamnya terdapat banyak penduduk asing, dari tahun ke tahun mesir selalu dibanjiri pendatang asing dari berbagai manca negara. Disamping itu banyak sekali keni"matan yang bisa didapat dimesir bukan hanya karena tempatnya yang memukau  akan tetapi sebagian besar penduduknya ahla An-nas banyak sekali diantara mereka yang menjadi dermawan tanpa pamrih karena kecintaan mereka terhadap thalibul ‘ilmi.  Adapun bentuk kecintaan mereka terhadap pelajar, mereka memberi beasiswa dengan cuma-cuma bahkan merekapun menyediakan beberapa asrama gratis untuk para pelajar.
         

            Menurut cerita kawan-kawan yang sudah kembali ke kampung halamannya mereka ingin sekali kembali lagi ke mesir karena suasan mesir jarang sekali mereka temukan di tanah air, dan ada sebagian dari mereka yang menuturkan mereka menyesal kurang bersungguh-sungguh ketika thalabul ‘ilmi fi al-azhar , karena mereka punya peranan penting dalam da’wah …. Wallahu a’lam bish-sh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar