Mesir adalah sebuah negara yang
sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut, dengan luas
wilayah sekitar 997.739 km². Mesir mencakup semenanjung Sinai (dianggap
sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak
di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di
selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan
melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur. Mayoritas penduduk mesir
menetap dipinggir sungai nil (sekitar 40.000 km²) terutama penduduk
Alexandria dan Kairo, sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun sahara
yang jarang dihuni.
Banyak orang menjuluki mesir sebagai Negara kaya.
Diantaranya kaya ilmu Agama, kaya Sejarah dan kaya toleransi, mengapa demikian
? pasalnya, pertama : mesir dijuluki Negara kaya ilmu agama karena dari rahim
al-azhar terlahir para ulama besar seperti syeikh Yusuf qardhawi, syeikh Wahbah
zuhaily, syeikh Ali jum’ah dll. Beliau semua adalah para mujaddid dan
ulama besar timur tengah. Selain itu, mesir merupakan salah satu Negara yang
kondusif untuk menggali ilmu agama karena disini banyak para pakar yang
ahli dalam bidangnya. Adapun salah satu kelebihannya al- azhar
bersifat mutawasit ( menengah ) sehingga tidak ada pendoktrinan terhadap
mahasiswanya untuk berta’asub. Kedua : Mesir dijuluki Negara kaya sejarah
karena setiap tempat yang ada dimesir mempunyai nilai sejarah dalam Islam.
Berapa banyak Nabi yang diturunkan di mesir dan berapa banyak peristiwa besar
dalam Islam yang terjadi di mesir bahkan ada beberapa jenis makanan yang ada di
mesir disebutkan dalam al-Qur’an, seperti : ‘adas, buah tin, buah zaitun dll,
Mesir juga terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno
termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta
Kuil Ramses di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak
kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir
diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan
Timur Tengah. Ketiga : Mesir merupakan salah satu Negara yang mempunyai
toleransi yang tinggi dalam beragama, Hampir 90% dari populasinya adalah
pemeluk Islam dan sisanya Kristen (terutama denominasi Coptic). Diantara mereka
jarang sekali terjadi kontroversi masyarakat dalam menjalankan ibadah baik
sesama muslim ataupun non muslim, satu sama lain saling menghargai bahkan
kabarnya pendeta gerejapun memuji Ummat muslim mesir yang kaya akan
toleransi dalam beragama.
Mungkin cuplikan diatas menjadi salah satu alasan mengapa kebanyakan mahasiswa
al-azhar lebih memilih mesir daripada yang lain, padahal kalau kita telusuri
perjalanan menuju mesir cukup beresiko, baik itu birokrasi dalam negeri
ataupun dimesir itu sendiri cukup rumit. Kendati demikian, Mesir merupakan
negara Arab paling banyak penduduknya sekitar 74 juta orang, dan di dalamnya terdapat
banyak penduduk asing, dari tahun ke tahun mesir selalu dibanjiri pendatang
asing dari berbagai manca negara. Disamping itu banyak sekali keni"matan
yang bisa didapat dimesir bukan hanya karena tempatnya yang memukau akan
tetapi sebagian besar penduduknya ahla An-nas banyak sekali diantara mereka
yang menjadi dermawan tanpa pamrih karena kecintaan mereka terhadap thalibul
‘ilmi. Adapun bentuk kecintaan mereka terhadap pelajar, mereka memberi
beasiswa dengan cuma-cuma bahkan merekapun menyediakan beberapa asrama gratis
untuk para pelajar.
Menurut cerita kawan-kawan yang sudah kembali ke kampung halamannya mereka
ingin sekali kembali lagi ke mesir karena suasan mesir jarang sekali mereka
temukan di tanah air, dan ada sebagian dari mereka yang menuturkan mereka
menyesal kurang bersungguh-sungguh ketika thalabul ‘ilmi fi al-azhar , karena
mereka punya peranan penting dalam da’wah …. Wallahu a’lam bish-sh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar