Kamis, 04 Juli 2013

Sekilas Mengenali Dakwah

.

Dakwah dalam bahasa arab yaitu تبليغ دين الإسلام  yang berarti menyempaikan agama Islam sebagaimana hadits Nabi SAW  بلغوا عنى ولو أية     sampaikan tentangku walau satu Ayat.
Setelah membaca hadits Nabi SAW diatas timbullah pertanyaan Bagaimanakah dakwah itu? Apakah dakwah cukup mengajari atau memberi tahu seseorang sambil berdiam diri? atau cukup menghakimi seseorang dengan hukum Allah? Sepertinya bukan seperti itu, dakwah tiduk cukup hanya duduk di mesjid memberikan ceramah kepada halayak dan setelah keluar dari mesjid dia tidak punya tanggung jawab apa-apa. Tapi dakwah lebih dititik beratkan pada penyampaian agama Islam sekaligus menjadi uswatun hasanah.
Sebagaimana kita tahu berapa banyak sejarah para Nabi yang menceritakan tentang perjuangan dakwahnya, apakah beliau-beliau cukup menyeru umatnya saja tanpa menjadi suri tauladan buat umatnya? tentu tidak, banyak ayat qur'an dan hadits Nabi Muhammad SAW yang menerangkan tetang akhlak beliau, dalam al-Qur'an disebutkan إنه لخلق عظيم  ada juga hadits Nabi yang riwayatkan oleh Siti Aisyah r.a إن خلقه القران الكريم  betapa mulianya Nabi Muhammad SAW sampai disebutkan akhlaknya itu seperti al-Qur'an dan beliau sendiri menegaskan bahwasannya beliau diutus ke muka bumi ini untuk menyempurnakan akhlak إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق maka sangat relevan sekali beliau sebagai Uswatun Hasanah untuk ummatnya.
Disamping akhlaknya yang begitu mulia, beliau juga mengajarkan umatnya bagaimana cara menyembah Allah karena tujuan manusia diciptakan tiada lain hanya untuk menyembah-Nya. Ketika Allah mewahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui mu'jizatnya yaitu al-Qur'an untuk menyeru umatnya agar mendirikan shalat اقيموا الصلاة  maka Nabi SAW tidak hanya sekedar menyampaikannya saja melainkan beliau mengajari umatnya bagaimana tatacara shalat sebagaimana sabda beliau dalam sebuah hadist صلوا كما رأيتمونى أصلى Shalatlah sebagaimana aku shalat.
Kemudian bagaimana langkah selanjutnya? Allah SWT telah menjelaskan dalam firman-Nya أدعوا الى سبيل ربك بالحكمة والموعظة الحسنة وجادلهم بالتى هي أحسن   serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik (nasehat) dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Langkah pertama dalam berdakwah yaitu dengan Hikmah sebagian ulama menafsirkan bahwa yang dimaksud hikmah disini adalah ilmu. Ketika seseorang ingin menyampaikan agama Islam maka dia harus menguasai ilmunya karena jikalau Da'i menyampaikannya tanpa ilmu maka akan berakibat fatal yang mana akan menjerumuskan kepada kesesatan dan lebih parahnya lagi jika hal ini bisa terjadi secara turun temurun, berapa banyak dosa yang akan ditanggung Da'i karena kesalahannya dalam menyampaikan agama Islam, karena pada akhirnya semua perbuatan manusia akan dipertanggung jawabkan dihadapan-Nya kelak. Dan akan lebih berat lagi pertanggungjawaban seorang Da'i karena dia tidak hanya mempertanggungjawabkan dirinya saja melainkan pengikutnya juga (al-Mad'u).
Selanjutnya langkah yang kedua dalam berdakwah yaitu Nasehat atau pelajaran yang baik  seandainya seseorang melihat kemungkaran maka dia harus menasehatinya sebagaimana sabda Nabi SAW من رأى منكم منكرا فليغيره بيده فإن لم يستطيع فبلسان وإن لم يستطيع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان   Barangsiapa diantara kamu melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu, jika kamu tidak mampu maka cegahlah dengan lisanmu dan jika kamu tidak mampu juga maka cegahlah dengan hati. Dan itulah selemah-lemahnya iman.
Sebagai contoh kecil kalau seseorang melihat orang lain melakukan maksiat henadaknya dia mengambil tindakan yang sesuai dengan ajaran Islam, jikalau dia tidak mampu maka cukup menasehatinya, tapi jika menasehatinya juga tidak berani maka cukuplah mengingkarinya dalam hati dan tentunya hal ini selemah-lemahnya iman.

Langkah yang ketiga dalam menyampaikan agama Islam yaitu wajadilhum billati hiya ahsan mengandung arti dan bantahlah mereka dengan cara yang baik, seperti menyeru mereka untuk menyembah allah dengan menampilkan kepada mereka tanda-tanda kebesaran-NYA atau dengan hujjah-hujjah yang jelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar